- Diposting oleh : Adnan M. Rosyid
- pada tanggal : Juli 24, 2026
SURAKARTA – Dalam upaya menyambut peserta didik baru dengan lingkungan yang edukatif dan inklusif, SMK Negeri 3 Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026. Berlangsung selama lima hari dari 13 hingga 17 Juli 2026, kegiatan ini dirancang secara holistik untuk membentuk karakter unggul, kesadaran digital, hingga kepedulian lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Pembukaan pada Senin (13/7) pagi di lapangan utama sekolah. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Surakarta, Dra. Hendrina Widiastuty, M.Pd., yang secara simbolis menyematkan ID Card kepada perwakilan murid baru sebagai tanda resminya mereka menjadi bagian dari keluarga besar "Skaga". Memasuki sesi materi, peserta didik langsung dibekali dengan pemahaman Wawasan Wiyata Mandala yang mengintegrasikan visi sekolah dengan nilai-nilai Adiwiyata, serta komitmen menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan (LBANM).
Inovasi Pendekatan: Interaktif dan Melek Digital
Berbeda dengan orientasi tradisional, MPLS Ramah 2026 di SMK Negeri 3 Surakarta mengedepankan pendekatan yang humanis dan kekinian. Salah satu kegiatan yang menyita antusiasme adalah Tour Sekolah Interaktif yang mengusung metode gamifikasi, mengasah penalaran kritis, dan kolaborasi antar siswa.
Lebih lanjut, merespons tantangan era modern, sekolah membekali peserta didik dengan materi Keadaban Digital dan Pengenalan Media Sosial Skaga. Sesi ini dibawakan secara interaktif oleh pemateri, yang menekankan pentingnya kesantunan bermedia sosial serta bijak dalam memanfaatkan ruang digital untuk mendukung proses belajar dan prestasi. Hal ini sejalan dengan materi krusial lainnya seperti pencegahan isu NAPZA, edukasi pencegahan judi online, serta kampanye anti-perundungan melalui Gerakan Rukun Sama Teman.
Sinergi Lintas Instansi dalam Pembentukan Karakter
Keberhasilan MPLS tahun ini tidak lepas dari kolaborasi aktif SMK Negeri 3 Surakarta dengan berbagai pihak eksternal yang kompeten di bidangnya. Di antaranya adalah BPBD Kota Surakarta yang memberikan pembekalan Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah. Selain itu, UPTD Puskesmas Keratonan hadir untuk memberikan pemahaman mengenai Kesehatan Mental siswa, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang turun langsung menanamkan nilai-nilai keberagaman dan toleransi.
Pemetaan Potensi dan Puncak Apresiasi
Guna memastikan pendampingan yang tepat bagi setiap siswa ke depannya, panitia menyelenggarakan Asesmen MPLS Ramah pada hari ketiga. Asesmen komprehensif ini mencakup identifikasi awal kondisi sosial-emosional, literasi, numerasi, hingga pemetaan bakat dan minat siswa. Selain itu, sesi Kelas Inspiratif Talk Show bersama alumni sukses berbasis karakter juga digelar untuk memantik motivasi dan semangat juang peserta didik baru.
Kemeriahan MPLS Ramah 2026 mencapai puncaknya pada upacara penutupan, Jumat (17/7). Hari terakhir ini diisi dengan pengenalan budaya K3 (5R/5S) dan penyediaan wadah kreativitas melalui Pentas Ekspresi Minat & Bakat Murid. Acara ditutup secara resmi oleh Kepala Sekolah, diiringi penyematan PIN Murid Baru. Penyematan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol apresiasi dan wujud komitmen peserta didik untuk terus mengembangkan diri. Dengan tuntasnya MPLS Ramah ini, angkatan baru SMK Negeri 3 Surakarta diharapkan siap mengukir prestasi gemilang dengan semangat kebanggaan jargon "Moncer Telu".